Pages

Rabu, 31 Juli 2013

Fenomena Aurora

         Apa itu Aurora ?? Aurora (Astronomi) - Di bumi, aurora hanya terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis (IPA /ɔˈɹɔɹə bɔɹiˈælɪs/), yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa ia kerap dilihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April.

aurora borealis 
(Aurora Borealis) 

Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa. 

aurora australis 
(Aurora Australis) 

Aurora adalah cahaya yang berwarna-warni di langit malam di dekat kutub atau magnet bumi. Meskipun aurora biasanya terbatas pada langit kutub, fluktuasi dalam angin matahari kadang-kadang menyebabkan mereka terlihat di lintang rendah. Aurora biasanya dalam bentuk lengkungan bercahaya dengan puncaknya menuju kutub magnet, diikuti oleh busur, band, sinar, tirai, dan korona, biasanya hijau tetapi sering menampilkan nuansa biru dan merah, dan kadang-kadang kuning atau putih. Aurora disebabkan pada ketinggian lebih dari 100 km/60 mil oleh aliran cepat partikel bermuatan dari jilatan api matahari dan low-density 'lubang' di korona Matahari. Ini dipandu oleh medan magnet bumi ke arah utara dan kutub magnet selatan, di mana mereka memasuki bagian atas atmosfer dan membombardir gas di atmosfer, menyebabkan mereka untuk memancarkan cahaya tampak. 
          Pada mitologi Romawi kuno, Aurora adalah Dewi Fajar yang muncul setiap hari dan terbang melintasi langit untuk menyambut terbitnya matahari. Profil Dewi Aurora juga dapat kita temukan pada tulisan hasil karya Shakespeare.
       Sejak zaman dulu, telah banyak teori yang diajukan untuk menjelaskan fenomena ini dan sebagian teori kelihatannya sudah tidak relefan pada masa sekarang. Benjamin Franklin berteori bahwa “Misteri Cahaya Utara” itu disebabkan oleh konsentrasi muatan listrik di daerah kutub yang didukung oleh salju dan uap air. Kristian Birkeland juga berteori bahwa Auroral Elektron terjadi dari sinar yang dipancarkan matahari, dan elektron tersebut dibimbing menuju kutub utara.
Aurora Borealis memang sering terjadi antara bulan Maret-April dan Agustus-September-Oktober. Aurora Borealis adalah fonemana pancaran cahaya yang terjadi di daerah utara atau kutub utara. Pada saat Aurora Borealis terjadi, seakan-akan matahari akan terbit dari sebelah utara.
            Definisi diatas adalah definisi aurora secara garis besar. Untuk mengenal lebih jauh tentang berbagai macam aurora yang ada di bumi ini silahkan klik disini.

0 komentar:

Poskan Komentar